Tempat Piknik di Depok yang Wajib Dikunjungi
Apakah Anda tinggal di Depok, Jawa Barat, atau berencana untuk berkunjung ke kota
ini? Jangan melewatkan tempat-tempat wisata menarik dan populer yang ada di
Depok. Kota yang terletak di antara Jakarta dan Bogor ini memiliki banyak tempat wisata
andalan. Wisata alam, religi, dan pendidikan – semua ada di Depok. Akibatnya,
kota ini cocok untuk dijadikan sebagai tempat liburan siapa saja.
Kalau Anda hanya bisa menghabiskan waktu beberapa hari di
Depok, Anda barang kali tidak dapat mengunjungi semua tempat wisata di Depok.
Karena itu, kunjungi saja 10 tempat wisata di Depok yang wajib dikunjungi
berikut ini.
1. Masjid
Dian Al Mahri
Bagi Anda yang ingin berwisata religi,
khususnya untuk Anda yang beragama Islam, di Depok terdapat masjid dengan
arsitektur yang sangat indah. Masjid Dian Al Mahri namanya; kadang disebut juga
dengan Masjid Kubah Emas.
Masjid Dian Al Mahri memiliki satu kubah
besar dan empat kubah kecil di sisinya, semuanya dilapisi dengan emas. Kubah
utamanya didesain mirip Taj Mahal dengan diameter 20 m dan tinggi 25 m. Masjid
tersebut juga memiliki enam menara setinggi 40 m, dilapisi granit, dan berwarna
abu-abu.
Pada bagian interior, Masjid Dian Al Mahri
juga tampak mewah dan indah. Terdapat lampu gantung yang diimpor dari Italia, hiasan dari emas di tempat
imam, dan kaligrafi di langit-langit masjid. Dengan desain interior dan
eksterior seperti ini, Masjid Dian Al Mahri pun berhasil menjadi salah satu
masjid termegah di Asia Tenggara.
Masjid yang berada di Meruyung, Limo ini
terbuka untuk umum, tetapi setiap pengunjung yang datang ke sini harus mejaga
ketertiban agar tidak mengganggu kegiatan ibadah.
2. D’Kandang Amazing Farm
Ingin mengajak anak-anak ke tempat wisata
edukasi agar mereka bisa liburan sekaligus belajar? Berkunjunglah ke D’Kandang
Amazing Farm yang terletak di Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok.
Meskipun bernama D’Kandang Amazing Farm,
tempat ini bukanlah peternakan biasa. Di tempat wisata di Depok ini, terdapat
berbagai aktivitas
menarik yang bisa dilakukan oleh anak-anak. Buah hati Anda dapat
berinteraksi langsung dengan hewan ternak seperti sapi, kambing, atau kuda.
Mereka juga dapat mencoba melakukan kegiatan bercocok tanam.
Tak berhenti sampai di situ saja, masih
ada banyak kegiatan bermanfaat lain yang bisa dilakukan di D’Kandang Amazing
Farm. Misalnya, para pengunjung dapat belajar tentang cara memerah susu, cara
membuat pupuk, atau cara memetik sayur dengan benar. Tentunya, Anda juga bisa
berfoto atau mengambil foto kegiatan anak-anak untuk dijadikan kenang-kenangan.
Yang tak kalah menarik, anak-anak dapat
mencoba kegiatan lain yang lebih aktif dan bermanfaat untuk perkembangan
motorik. Mereka dapat berkeliling area seluas 8 ha ini dengan menunggangi kuda.
Pilihan lainnya, mereka dapat berlomba untuk menangkap ikan di kolam atau
melakukan outbound. Sangat menarik dan bermanfaat, bukan?
3. Agrowisata Belimbing Dewa
Sesuai namanya, Agrowisata Belimbing Dewa
merupakan kebun belimbing. Mulanya, setiap kecamatan di Depok memiliki pohon
belimbing dan ini merupakan asal mula kota ini dijuluki sebagai “Kota
Belimbing”. Namun, dengan adanya pembangunan, area kebun telah banyak digunakan
untuk mendirikan bangunan. Namun, di wilayah Pasir Putih, masih terdapat banyak
pohon belimbing sehingga pemerintah lokal menetapkannya sebagai Agrowisata
Belimbing Dewa.
Di tempat wisata di Depok tersebut, Anda
dapat melihat ratusan pohon belimbing dengan buahnya yang besar, segar, dan
memiliki ‘rasa dewa’ atau sangat enak. Para wisatawan dapat berjalan-jalan di
antara pohon belimbing dan belajar tentang seluk-beluk buah ini. Tentunya, Anda
juga dapat memetik langsung buah tersebut dari pohonnya. Berbagai olahan
makanan dari belimbing juga dapat Anda beli di tempat wisata di Depok ini,
misalnya manisan, kerupuk, sirup, dodol, dan wingko.
Menariknya, Agrowisata Belimbing Dewa
bukanlah satu perkebunan tunggal. Di sepanjang jalan di Pasir Putih, Anda bisa
melihat pohon belimbing tumbuh di halaman rumah-rumah warga. Ada banyak petani
belimbing di daerah ini dan Anda bisa membeli belimbing langsung dari mereka.
4.
Cagar Alam Kota Depok
Cagar Alam Kota Depok atau dikenal juga
dengan nama Taman Hutan Raya (Tahura) Pancoran Mas merupakan cagar alam dengan
sejarah panjang. Bagaimana tidak, cagar alam ini telah ada sejak abad ke-17,
lebih tua dari Kebun Raya Bogor.
Pada saat itu, Kota Depok merupakan
kawasan hutan yang rimbun, sebelum kemudian berubah menjadi area hunian. Untuk
mencegah hilangnya wilayah hutan, pemerintah kolonial Belanda saat itu menetapkan area
seluas 30 ha di tepi Kampung Pitara sebagai hutan lindung.
Cagar Alam Kota Depok pada masa itu
memiliki pepohonan yang menjulang tinggi dan menjadi habitat bagi aneka jenis
burung. Hewan-hewan langka pada masa itu juga masih tinggal di hutan ini,
misalnya harimau jawa, kijang, monyet, bangau putih, dan lainnya. Selain itu,
sekitar 40.000 jenis tanaman herbal juga tumbuh di area ini.
Seiring dengan bertambahnya jumlah
penduduk, area cagar alam ini semakin menyempit. Sekarang ini, luas cagar alam
ini hanya sekitar 6 ha. Meskipun demikian, tempat ini masih rimbun oleh
pepohonan dan menjadi tempat tinggal beberapa jenis hewan dan burung. Berbagai
jenis tanaman pun masih ada di sini, misalnya kemiri, damar, saninten, dan
puspa.
Sumber : http://anekatempatwisata.com




Komentar
Posting Komentar